• Nice work
  • Blogger widget
  • Aditya Subawa
Logo .cdr Vektor

Pencarian 1 Juta Logo

Tampilkan postingan dengan label Arti Logo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arti Logo. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Agustus 2016

Logo HUT RI Ke-71 Tahun 2016 Asli Berbagai Format Vektor

Download Logo Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2016 dengan berbagai Format seperti CorelDraw, Photoshop, AI, EPS, BMP, JPEG. Sengaja saya sediakan jenis logo ini berupa file vektor sehingga bagi Anda yang sedang mendesain banner 17 Agustus 2016 bisa bermanfaat dan tidak terlalu repot untuk mendesain, karena dalam hal ini logo dirgahayu RI resmi milik negara Indonesia maka secara otomatis semua harus seragam.



Logo Peringatan Kemerdekaan RI ke-71 ini akan merupakan logo yang ke-71 untuk kemerdekaan Indonesia. Berikut logo Dirgahayu RI Format Vektor yang bisa di download secara gratis.

Berikut Logo Peringatan 17 Agustus Tahun 2016 (Kemerdekaan RI Ke-71) Berbagai Format Lengkap

Logo HUT RI Ke-71 Format CorelDraw
Logo HUT RI Ke-71 Format CPT
Logo HUT RI Ke-71 Format EPS
Logo HUT RI Ke-71 Format JPEG
Logo HUT RI Ke-71 Format PNG
Logo HUT RI Ke-71 Format TIFF
Logo HUT RI Ke-71 Format AI



Sebelumnya perlu diingatkan kembali walaupun pada logo peringatan kemerdekaan RI ke-71 ini tidak menampilkan kata Dirgahayu karena memang logo dirgahayu memiliki arti Semoga Panjang Umur.
Setiap menjelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia banyak dijumpai tulisan yang rnengungkapkan ucapan “Selamat Ulang Tahun Republik Indonesia”. Ungkapan itu dalam pemakaiannya sangat bervariasi. Dan berbagai variasi itu ada beberapa di antaranya yang penulisannya kurang tepat. Hal tu dapat diperhatikan pada contoh di bawah ini.
(1) Dirgahayu HUT RI Ke-71
(2) Dirgahayu RI Ke-71


Penulisan dan penyusunan contoh itu dilakukan secara tidak cermat hingga menimbulkan salah tafsir. Ketidaktepatan contoh (1) terletak pada penempatan kata dirgahayu. Kata dirgahayu merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta, yang bermakna ‘panjang umur’ atau berumur panjang’. Jika dihubungkan dengan makna yang didukung oleh HUT, pemakaian kata dirgahayu tidak tepat karena rangkaian kata dirgahayu HUT bermakna ‘selamat panjang umur HUT’. Makna seperti itu dapat memberi kesan bahwa yang diberi ucapan “selamat panjang umur” dan “semoga panjang umur” adalah HUT-nya, bukan RI-nya. Padahal yang dimaksud dengan ungkapan adalah RI. Oleh karena itu, agar dapat mendukung pengertian secara tepat, susunan dirgahayu HUT perlu diubah menjadi dirgahayu RI. Ungkapan itu sudah tepat tanpa harus disertai HUT dan ke-71. Jika HUT ingin digunakan, sebaiknya kata dirgahayu kita hilangkan dan kata bilangan tingkat ke-54 dipindahkan sebelum RI sehingga susunannya menjadi HUT KE-71 RI.
Ketidaktepatan contoh (2), yaitu dirgahayu RI ke-71, terletak pada penempatan kata bilangan tingkat. Dalam hal ini kata bilangan tingkat yang diletakkan sesudah RI (RI Ke-71) dapat menimbulkan kesan bahwa RI seolah-olah berjumlah 54 atau mungkin Iebih. Kesan itu dapat menimbulkan pengertian bahwa yang sedang berulang tahun adalah RI yang ke-71 bukan RI yang ke-10 ke-15, atau yang lain. Padahal, kita mengetahui bahwa di dunia ini hanya ada satu RI, yaitu Republik Indonesia, yang sedang berulang tahun ke-54. Untuk meng­hindari kemungkinan terjadinya salah tafsir semacam itu, susunan RI ke-71 harus kita ubah. Pengubahan itu dilakukan dengan memindah­kan kata bilangan tingkat ke-71 ke posisi sebelum RI dan menggantikan kata dirgahayu dengan HUT sehingga susunannya rnenjadi HUT ke-71 RI.
Contoh (3) ketidaktepatannya terletak pada penulisan angka Romawi. Dalam hal ini kata bilangan tingkat yang ditulis dengan angka Romawi seharusnya tidak didahului dengan ke-. Oleh karena itu, bentuk ke- pada kata bilangan tingkat ke LIV pada contoh (3) harus dihilangkan sehingga menjadi LIV. Sebaliknya, jika ditulis dengan angka Arab, bentuk ke- harus disertakan sebelum angka Arab itu sehingga bentuknya menjadi ke-54. Jadi, penulisan ungkapan contoh (3) di atas yang tepat adalah HUT LlV Kemerdekaan RI atau HUT Ke- 54 Kemerdekaan RI.

Atas dasar uraian di atas, contoh (1), (2), dan (3) yang tepat di­nyatakan sebagai berikut.
Dirgahayu RI
HUT Ke-71RI
HUT LIV Kemerdekaan RI
HUT Ke-71 Kemerdekaan RI
Di samping ungkapan itu, tentu masih banyak ungkapan lain yang dapat digunakan, antara lain sebagai berikut.
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia
Dirgahayu Kemerdekaan Kita

Dengan beranalogi pada bentukan ungkapan tersebut, kita pun dapat membentuk ungkapan lain secara cermat untuk menyatakan ‘selamat ulang tahun’ pada keperluan yang lain, misalnya pada ulang tahun TNI, ulang tahun KORPRI, ulang tahun RRI, atau ulang tahun TVRI. Dengan menggunakan ungkapan secara cermat, selain dapat menyatakan informasi yang tepat berarti kita pun turut mendukung usaha pembinaan dan pengembangan bahasa.

Download Logo Vektor Disini



Atau klik link gambar dibawah

Click Me!

View Details

Minggu, 16 Februari 2014

Arti Logo Lambang kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat

Arti Lambang kabupaten Ketapang
Logo Kabupaten Ketapang

BENTUK :
Bentuk keseluruhan dari lambang daerah adalah bulat telur (oval) yang didalamnya teerdapat ornamen ciri khas yakni:
  1. Sebuah bintang bersudut lima yang terletak diatas buluh betung dan diantara dua ujung tangakai padi.
  2. Dua tangkai padi yang jumlahnya 45 butir terletak lingkaran oval.
  3. Sebatang pohon kedondong yang terletak di tengah lambang dengan enam dahanya.
  4. Tujuh ruas buluh betung yang berdiri tegak dimuka pohon kedondong.
  5. Seperangkat empat jenis senjata berupa hapang, parang, beliung, sumpitan dan meriam yang terletak dibagian kiri dan kanan bawah.
  6. Pita sutra yang bertuliskan Kabupaten Ketapang yang terletak dibagian bawah lambang dan menghubungkan dua tangkai padi.

WARNA :
Lambang daerah menggunakan warna dasar lhijau muda dan empat lainnya yairtu merah, putih, kuning emas dan hitam denga arti sebagai berikut:
  1. Warna merah putih yang terdapat didalam lambang yang berbentuk bulat terlur, merah berarti keberanian dan kejayaa, sedang warna putih berarti kesucian dan keadilan serta pula melambangkan dwi warna yang menjadi kejayaan dan keagungan Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
  2. Warna hijau muda yang terdapat pada warna dasar dan pohon kedondong melambangkan kesuburan dan kemakmuran.
  3. Warna kuning emas yang terdapat pada bintang, ruas buluh betung dan butir padi berarti keluruahan dan keaguangan.
  4. Warna hitam yang terdapat pada meriam, sumpit, dan bagian belakang dari hapang, parang dan beliung serta dahan pohon kedondong, tulisan Kabupaten Ketapang, garis lingkaran oval dan buku buluh betung berarti ketahanan dan ketenangan.

MAKNA LAMBANG :
Makna lambang tersebut adalah
  1. Bintang bersudut lima, mencerminkan keluhuran budi masyarakat daerah yang senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandang hidup rakyatnya.
  2. Dua tangkai padi yang jumlahnya 45 butir padi mencerminkan bahwa daerah ini sebagai wilayah negara kesatuan Republik Indonesia memiliki kesatuan tanah yang mampu menyumbangkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya dalam upaya menghujutkan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.
  3. Pohon kedondong dengan enam dahan, mencerminkanlingkungan alam daerah sangat potensial hasil buminya dan denganperambahannya serta keramah tamahan rakyat yang mencangkup enam liran sungai besar yang bermuara kelaut yang merupakan sarana angkutan masyarakat selain perhubungan darat.
  4. Buluh betung tujuh ruas, mencerminkan sejarah awal pertumbuhan pemerintah didaerah ini yang dimulai sejak berdirinya kerajaan-kerajaan antara lain kerajaan Tanjung Pura hingga terbentuknya Pemerintah Otonomi Kabupaten Ketapang.
  5. Seperangkat empat jenis alat senjata tradisionalberupa hampang, parang,beliung, sumpitan dan meriam mencerminkan senjata yang ampuh untuk mempertahankan diri dan juga alat utama yang dipakai dalam usaha mencari penghidupan dengan tidak menggantungkan nasib dengan orang lain.
  6. Pita sutra putih bertuliskan Kabupaten Ketapang, berarti seluruh ciri ornamen dan warna dasar yang ada pada lambang merupakan kristalisasi yang dihujudkan menjadi lambang daerah


Referensi :
http://www.humas.ketapang.go.id/
http://id.wikipedia.org/

View Details

Sabtu, 15 Februari 2014

Arti Lambang Kabupaten Kubu Raya

Arti Lambang Kabupaten Kubu Raya
Lambang Kabupaten Kubu Raya

Logo berbentuk perisai dengan  garis  lengkung dan garis  lurus menyatu berwarna hitam dan biru didalamnya, mengandung arti bahwa wilayah Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah daratan  dan  pulau-pulau  yang  dipishkan  oleh  sungai  dan  laut,  serta  mempunyai  potensi sebagai daerah lalu lintas perdagangan dan pariwisata.

Ditengah logo terdapat benteng (kubu pertahanan) yang terdiri dari 9 bagian yaitu 1 ditengah, 4 disi  kanan  dan  4  disi  kiri,  yang  mengandung  arti  bahwa  Kabupaten  Kubu  Raya  pada  saat pembentukan terdiri dari 9 Kecamatan, dengan pusat pemerintah berada di Kecamatan Sungai Raya.

 Pada sisi kanan benteng terdapat butiran padi yang berjumlah 17 dan pada sisi kirinya terdapat 7  lembar daun  kelapa  yang berpangkal pada angka 2007 dibawahnya  terdapat  tulisan Kubu Raya,  yang mengandung  arti  bahwa  berdirinya Kabupaten  Kubu Raya  pada  tanggal  17  Juli 2007,  Butiran  padi  dan  lembar  daun  kelapa  menunjukan  bahwa  Kabupaten  Kubu  Raya merupakan daerah dengan potensi hasil pertanian dan perkebunan yang subur.

Pada  sisi  bawah  benteng  terbentang  perahu  yang  sarat  muatan  dengan  riak  ombak  di depannya  dan  layar  mengembang  serta  tiang  perahu  yang  kokoh,  mengandung  arti transportasi air sebagai media lalu lintas perdagangan hasil usaha keras masyarakat yaitu hasil laut,  pertanian,  perkebunan,  industri  dan  tambang  menuju  kehidupan  yang  bermanfaat  dan sejahtera.

Pada  sisi  atas  benteng  terdapat  bintang  segi  lima  dan  enam  sinar  yang  memancar mengandung arti Pancasila sebagai dasar dalam mewujudkan enam harapan masyarakat yang tertib, aman, mudah pelayanan, adil dan merata, makmur, indah, lestari, beriman dan bertaqwa dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Pada  sisi    paling  bawah  terdapat  pita  bertuliskan  Kubu  raya,  mengandung  arti  budaya masyarakat  Kubu  Raya  heterogen  selalu  bersatu,  harmonis  sebagai  pencerminan  rasa persatuan dan kesatuan.

Arti/Warna Komposisi Warna

1. Warna Dasar biru laut, melambangkan keyakinan. Dengan daerah perairan sebagai pemisah daratan, tetapi masyarakat yakin lautan raya sangat berpotensi dengan hasil lautnya juga sebagai lalu lintas pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka kerjasama pada bidang pariwisata dan perdagangan baik Nasional maupun Internasional.

2. Warna hitam, melambangkan perjuangan dan kerja keras dalam menggali dan mengelola potensi daerah menuju masyarakat adil dan makmur.

3. Warna merah dan putih melambangkan keberanian dan kesucian. Berani bersaing dengan daerah lain atas dasar keberanian dan kesucian jiwa di bawah panji Merah Putih Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Warna hijau melambangkan kesuburan. Dengan Potensi daerah pertanian dan perkebunan yang subur menjadikan masyarakat yang produktif bekerja sesuai dengan keahlian dan kemampuannya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai penunjangnya.

5. Warna kuning emas melambangkan keagungan, berawal dari sejarah perjuangan mengusir penjajah oleh pejuang-pejuang Kubu Raya.



Referensi :
http://id.wikipedia.org
http://www.kuburayakab.go.id/

View Details

Rabu, 12 Februari 2014

Arti Logo Kota Depok

Arti Logo Kota Depok
Arti Logo Kota Depok

Lambang Kota Depok berbentuk Perisai bersisi 5 (lima) dengan warna dasar biru yang didalamnya terdapat gambar, warna dan bentuk serta di bagian atas terdapat tulisan KOTA DEPOK dan dibagian bawah terdapat tulisan  PARICARA DHARMA dengan warna putih.

Lambang  Kota terdiri dari 3 (tiga) bagian, dengan perincian sebagai berikut :

        Bagian Depan terdiri dari :

            Gambar Kujang dengan posisi tegak
 Kujang merupakan senjata/alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap sebagai manifestasi satria-satria Pajajaran, yang identik dengan nilai-nilai kejuangan pahlawan Depok, yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.
            Pada gambar Kujang terdapat 2(dua) buah Lubang, dengan lengkungan luar sebanyak 7 (tujuh) buah dan tangkai (gagang) mempunyai lekukan 4 (empat) buah, yang dikelilingi rangkain padidan bunga kapas yang terdiri dari 9 (sembilan) butir padi dan 9 (sembilan) kuntum bungan kapas yang mempunyai arti Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999.
            Padi dan Kapas melambangkan cita-cita pemerintahan dan masyarakat Kota Depok guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran.
            Di bawah gambar Kujang terdapat gambar sebuah mata pena dan gambar sebuah buku terbuka, yang melambangkan Depok sebagai Kota Pendidikan.

        Bagian Tengah terdiri dari :
            Gambar Pendopo merupakan simbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan.
            Gambar Bangunan Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman serta sebagai pusat perdagangan dan jasa.
            Gambar tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat Kota Depok dalam melaksanakan Pembangunan di segala bidang.
            Gambar gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir di wilayah Kota Depok melambangkan kesuburan serta menunjukkan Depok sebagai Kota Resapan Air.

        Bagian dasar terdiri dari :
            Bentuk Perisai yang memiliki 5 (lima) sisi melambangkan tameng dan benteng, yang mampu mengayomi, memberikan rasa aman dan tenram baik lahir maupun batin bagi masyarakat Depok serta melambangkan ketahanan fisik dan mental masyarakat Depok dalam menghadapi segala macam gangguan, halangan dan tantangan yang datang dari manapun juga terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Dan ke 5 (lima) sisi tersebut melambangkan pula fungsi/pesan yang diemban oleh Pemerintah Kota Depok yaitu sebagai :
            a. Kota Pemukiman;
            b. Kota Pendidikan;
            c. Pusat Perdagangan dan Jasa;
            d. Kota Wisata;
            e.Kota Resapan Air;
            Tulisan Kota Depok menunjukkan sebutan bagi Kota dan Pemerintah Kota Depok.
            Tulisan Paricara Dharma : berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari kata Paricara yang berarti Abdi, sedangkan Dharma adalah kebaikan kebenaran dan keadilan. Jadi Paricara Dharma mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Depok sebagai Abdi Masyarakat dan Abdi Negara senantiasa mengutamakan kepada kebaikan, kebenaran dan keadilan.

        Warna dalam lambang Kota
        mempunyai arti sebagai berikut :
            Kuning emas melambangkan kemuliaan.
            Merah bata melambangkan keberanian.
            Putih melambangkan kesucian.
            Hijau melambangkan harapan masa depan serta menunjukkan daerah yang  subur.
            Hitam melambangkan keteguhan.
            Warna Biru melambangkan keluasan wawasan dan kerjernihan pikiran.

        Dasar Hukum : PERATURAN DAERAH KOTA DEPOK Nomor : 01 Tahun 1999 Tentang Hari Jadi dan Lambang Kota Depok



View Details

Senin, 10 Februari 2014

Arti Logo Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga)

Logo Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga)
Logo Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga)
 
Lambang Kementerian Pemuda dan Olahraga terdiri dari :

    Tangan Kanan Mengepal merupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika.

    Tiga pilar pada tangan mengepal mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaitu: Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

    Warna Biru mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis.

    Api Obor merupakan perwujudan semangat/spirit Nasionalisme yang tak pernah padam sejak dikobarkan oleh Boedi Oetomo tahun 1908 yang menjadi momentum Kebangkitan Indonesia sebagai Bangsa (Nation).

    Tiga Cincin warna Merah melambangkan semangat Kesatupaduan untuk mengembangkan ruang lingkup bidang Olahraga : Olahraga Pendidikan, Olahraga Rekreasi dan Olahraga Prestasi serta Semangat untuk mengharumkan dan memperjuangkan kehormatan Bangsa Indonesia dan mendorong Keolahragaan Nasional yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, mempererat dan membina Persatuan dan Kesatua Bangsa, memperkukuh Ketahanan Nasional, serta mengangkat harkat, martabat dan kehormatan bangsa.

    Lingkaran oval melambangkan Lingkaran adalah bentuk bidang yang sempurna, ini menggambarkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Lembaga Negara yang Solid, Kokoh, Kuat, Smart, Bernurani, Berdedikasi Tinggi yang membidangi Pemuda dan Olahraga yang dilandasi oleh rasa cinta dan tanggungjawab demi bakti kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Warna Merah mempunyai makna kekuatan, kemampuan, dan semangat yang tidak pernah pudar untuk terus memperjuangkan, mempertahankan, serta menumbuh kembangkan Potensi Pemuda dan semangat Olahraga Indonesia untuk terus mengukur prestasi dalam bidang-bidang pembangunan dan prestasi di bidang keolahragaan.

    Warna Putih mempunyai arti niat suci tulus ikhlas sebagai landasan pijak dalam semua gerak langkah Kemenpora untuk berkarya nyata dalam mengemban amanah Bangsa Indonesia untuk menjadi Bangsa yang Besar, Bermartabat, Berbudaya dan Disegani di Dunia.

View Details

Minggu, 09 Februari 2014

Arti Logo UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)


Tulisan Arab Muhammadiyah : Sebagai Pengikut Ajaran Nabi Muhammad SAW

Matahari Bersinar Dua Belas : Organisasi Muhammadiyah Berdiri Tahun 1912

Dua Kalimat Syahadat : Sebagai Ikrar dalam Ajaran Islam, yaitu Kesaksian bahwa Tidak Ada Tuhan     Selain Allah dan Pengakuan Muhammad Sebagai Utusan Allah

Padi dan Kapas : Memperjuangkan Masyarakat Adil dan Makmur berupa Sandang dan Pangan   serta Bertabiat seperti Padi "Semakin Berisi Semakin Merunduk"


View Details

Sabtu, 08 Februari 2014

Arti Logo UK Petra (Universitas Kristen Petra)


Setiap simbol memiliki makna:

Salib berwarna putih menunjukkan Kasih yang suci.
Lengkungan menjulang ke atas warna kuning emas melambangkan keagungan serta kemuliaan Tuhan.
Dasar dari batu karang warna hitam melambangkan iman yang teguh.


sumber : www.petra.ac.id

View Details

Rabu, 05 Februari 2014

Arti Logo Pertamina

Logo Pertamina
Logo Pertamina

Pertamina merupakan sebuah perusahaan BUMN terbesar yang banyak sekali memberikan kontribusi ke pemerintah.

Elemen logo membentuk huruf “P” yang secara keseluruhan merupakan representasi bentuk panah menggambarkan Pertamina yang bergerak maju dan progresif

warna-warna mencolok
menunjukkan langkah besar yang diambil Pertamina dan aspirasi perusahaan akan masa depan yang lebih positif dan dinamis

warna merah
mencerminkan Keuletan dan ketegasan serta keberanian dalam meghadapi berbagai macam kesulitan.

warna hijau
mencerminkan sumber daya energy yang berwawasan lingkungan

warna biru
mencerminkan andal, dapat dipercaya, dan bertanggung jawab

Pedoman Tata Kelola Perusahaan ini disusun sebagai acuan dalam mengelola PT Pertamina (Persero) berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG)yang menjadi kaidah dan pedoman bagi pengurus Perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Penerapan prinsip-prinsip GCG  (Transparency, Accountability, Responsibility, Independency dan Fairness) diperlukan agar Perusahaan dapat bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. GCGdiharapkan dapat menjadi sarana untuk mencapai visi dan misi Perusahaan.

Pedoman Tata Kelola Perusahaan ini mengatur struktur badan tata kelola perusahaan (RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris), proses tata kelola perusahaan, organ pendukung badan tata kelola perusahaan serta proses tata kelola Perusahaan.

View Details